Fase Kehidupan Anak Adam


*Al Qur'an Surat Ar-Rum ayat 54*

اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْۢ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْۢ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَّشَيْبَةًۗ يَخْلُقُ مَا يَشَاۤءُۚ وَهُوَ الْعَلِيْمُ الْقَدِيْرُ


_Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa._


Inilah fase yang dilalui oleh manusia:
1. Fase Kelemahan Pertama (Masa Bayi & Anak-anak)
Kondisi: Manusia terlahir dalam keadaan yang sangat rapuh, tidak berdaya, dan bergantung sepenuhnya pada orang tua atau pengasuh.
Karakteristik: Fisik yang kecil, organ tubuh yang belum matang, serta kemampuan kognitif dan motorik yang baru mulai berkembang.

2. Fase Kekuatan (Masa Muda & Dewasa)
Kondisi: Ini adalah puncak dari performa fisik, mental, dan emosional manusia.
Karakteristik: Tubuh berada dalam kondisi paling prima, energi melimpah, mandiri, dan memiliki kapasitas penuh untuk berpikir kritis, bekerja, serta bereproduksi. Pada masa inilah manusia merasa paling berdaya dan produktif.

3. Fase Kelemahan Kedua (Masa Tua & Lansia)
Kondisi: Terjadinya penurunan fungsi tubuh secara bertahap akibat proses penuaan.
Karakteristik: Stamina dan kekuatan fisik mulai menurun, munculnya uban sebagai tanda hilangnya pigmen rambut secara alami, berkurangnya daya ingat, hingga kembali membutuhkan bantuan orang lain untuk aktivitas sehari-hari—menutup siklus hidup persis seperti saat memulainya.

Sumber:
Forum Pemuda Masjid binaan Ustadz Fachrur Rozy

Komentar

Postingan Populer

Menemukan Kebesaran Sang Pencipta Lewat Tadabbur Alam: Kajian Dalil, Tafsir, Hadits, dan Etika Tarjih

Profil Singkat PRM Tegalampel

Keutamaan berdzikir kepada Allah SWT